Minggu

Workshop Menulis " Sehari jadi Buku "

Sabtu, 3 Maret kemarin Rumbel Menulis Komunitas Ibu Profesional Batam mengadakan workshop Menulis "Sehari Jadi Buku". Alhamdulillah...akhirnya harapan kami untuk menerbitkan buku antologi bersama para ibu-ibu profesional Batam selangkah lagi jadi kenyataan. Aah..serasa mimpi. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan tanpa rintangan berarti.

Workhsop kali ini kami di pandu oleh komonitas Kopi Write Indonesia. Bukan hanya sekedar memberikan materi tentang dunia penulisan, tapi kami akan didampingi sama teman-teman hebat ini hingga buku kami jadi. MasyaAllah...saya takjub dengan tujuan baik dan aksi positif komunitas ini agar semakin banyak generasi yang melek literasi, termasuk kami yang notabennya adalah paraa emak rempong yang hari-harinya berkutat di rumah dengan segala kerempongan bersama krucils tapi tetap ingin menorehkan manfaat untuk semesta.

Worshop yang dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB ini, terpaksa mundur dari  rencana. Ekspektasi memang tak semulus kenyataan. Apalagi panitia juga para emak rempong yang juga punya amanah utama dirumah sebagai istri dan ibu. Banyak kisah lucu, unik, seru bahkan sendu dibelakangnya. Mulai dari yang harus merayu buah hati agar mau ditinggal sejenak oleh emak bersama bapaknya dirumah agar emak bisa fokus belajar, tapi sang buah hati tak rela berpisah dengan emaknya walaupun sejenak. Padahal sudah disounding jauh-jauh hari. Emak profesional ini tak mungkin meninggalkan anak-anak tercinta dalam keadaan tak ikhlas apalagi tantum. Rayuanlah solusinya, walaupun dengan ini tanpa sadar angka  di jam terus melaju. Haha

Ada juga kisah emak yang pagi-pagi si anak punya keinginan lucu minta agar dimandikan diwestafel dan permintaan aneh bin lucu lainnya sehingga emak juga telat sampai diacara.

Belum lagi para  emak yang harus membawa para bayi kar

Kamis

Pohon Literasiku#1

Assalamu'alaykum wr wb

Bissmillahirrahmanirrahim. Hai..jumpa kembali dengan kami, ismoe family. Selamat datang dibulan Maret. Memulai hari pertama bulan Maret, di kelas bunda sayang Institut Ibu Professional kami ditantang untuk menstimulasi anak suka membaca. Agar lebih seru, kita diharuskan membuat pohon literi dan melebatkan daunnya dengan judul-judul buku yang kita baca. Waw...serruu banget kan.

Ketika membahas tentang proyek ini di family forum kemarin, anak-anak cukup berbinar. Abang zaid ambil alih forum dan menentukan warna daun untuk masig-masing anggota keluarga, termasuk untuk kamii, Abi dan umminya. Yess..mengharapkan anak suka dan cinta membaca, emang seharusnya sebagai orrangtua kita harus mrnjadi teladan untuk anak-anak. Saya dan suami suka membaca, tapi akhir-akhir ini disebabkan kesibukan (nah  kan cari domba putih :-P), kami sudah sangat jarang membaca. Untuk anak-anak memang sudah dijadwalkan minimal 1 hari 1 buku.

Nah, cocok banget dengan game kali ini, kami ingin menjadikan aktivitas membaca ini menjadi aktivitas wajib dan rutin serta yang ditunggu-tunggu bahkan di rindukan dikelurga kami.

4 Permainan Seru Mengisi Family Time Ala Ismoe Family

Sabtu dan Minggu adalah hari favorit yang selalu dinantikan anak-anak dan juga saya pastinya. Mulai senin, setiap hari mereka akan bertanya...