Selasa

Temukan Terampilmu!

Bismillah...

Alhamdulilah setelah minggu Sebelumnya kami sudah menyelesaikan misi mencari 5 telur hijau yaitu kegiatan atau aktivitas yang kami Bisa dan Suka serta membuat kami bahagia, kami berhak melanjutkan misi selanjutnya yaitu Mencari telur merah.

Hmm..telur hijau, dan sekarang telur merah? Apalagi ini? Sangat menyenangkan bukan?😄 Saya sangat menikmati melewati permainan demi permainan di kelas Bunda Cekatan ini. Amazing dan sangat menantang bagi saya😍

Telur merah adalah keterampilan yang penting dan mendesak yang harus kami kuasai agar kami terampil dan semakin dekat menuju Cekatan serta mencapai tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi saat melaksanakan aktivitas kami sebagai ibu, istri dan perempuan.

Untuk menemukan telur merah, kami harus menentukan keterampilan-keterampilan yang kami butuhkan kemudian membaginya kedalam 4 kuadran, yaitu penting dan mendesak, penting tidak mendesak, tidak penting dan tidak mendesak serta mendesak tapi tidak penting. Dari kaudaran penting dan mendesak itulah saya bisa memungut telur merah yang akan saya prioritaskan untuk saya pelajari dan saya latih hingga terampil dan cekatan😊



Dan inilah hasil pencarian telur merah saya. Saya memilih 4 telur /keterampilan yang menurut saya penting dan mendesak yang harus saya kuasai



Yuk, Lacak Kekuatanmu

Bismillah... 

Alhamdulilah bahagia rasanya memasuki lagi ruang kuliah di Institut Ibu profesional, setelah sebelumnya secara bertahap mengikuti matrikulasi, Kelas Bunda Sayang, sekarang saatnya belajar kembali, mengosongkan gelas untuk siap menyerap banyak ilmu baru disini di kelas Bunda Cekatan. Belajar adalah hal yang sangat membahagiakan bagi saya, membuat saya berbinar, apalagi belajar hal-hal baru yang bisa meningkatkan kualitas diri saya sebagai seorang perempuan, ibu dan istri. . 

Lebih bahagia lagi karena di Kelas Bunda Cekatan ini, kita akan belajar dengan bahagia, dengan tagline "Belajar Merdeka dan merdeka belajar". Jadi kita belajar dengan bebas dan dengan gaya serta keunikan kita masing-masing. Akan ada 4 tahapan di kelas Bunda Cekatan ini, Tahapan telur-telur, Tahapan ulat, Tahapan Kepompong dan yang terakhir Tahapan kupu - kupu. MasyaAllah, dengan harapan Semoga Allah mudahan saya dan kami semua mahasiswi Bunda Cekatan untuk belajar disini dari telur hingga nanti menjadi kupu-kupu indah yang bisa memberikan banyak manfaat untuk sekitarnya, Aamiin ya Allah

Untuk tahapan pertama, kami harus melewati tahap telur-telur. Ditahap ini kami diarahkan melacak kekuatan kami masing-masing  dengan mencari telur hijau yaitu dengan mengelist daftar aktivitas kita sebagai perempuan, ibu dan istri. Setelah itu semua aktivitas itu akan dibagi kedalam 4 kuadran yaitu, Bisa dan suka, Bisa dan tidak suka, tidak bisa dan tidak suka, tidak bisa, dan suka. Aktivitas yang ada di kuadran Bisa dan Suka serta membuat kita bahagia inilah telur hijau yang akan kita asah sehingga menjadi Cekatan 😊😍

Kuadran Aktivitas

Dan inilah 5 telur hijau hasil pencarian yang saya bisa dan suka serta bahagia ketika melakukannya. Tidak mudah memilih 5 diantara hal yang saya merasa suka dan bisa serta membuat saya bahagia melakukannya.
Telur-telur hijau hasil pencarian

Mari kita bahas satu persatu mengapa 5 aktivitas ini membuat saya berbinar dan bahagia😊

1. Mengajar Alqu'ran

Sebagai seorang Muslim, sedih rasanya ketika menemukan fenomena banyak ibu2 bahkan nenek2 yang tidak bisa baca Alqur'an sama sekali apalagi membaca dengan baik dan benar. Padahal kita tahu bahwa Kitab Suci Alquran adalah pedoman hidup seorang muslim. Bagaimana cara kita mau mengambil pedoman sedangkan untuk tingkatan dasarnya saja tidak dikuasai. Begitu kira-kira yang terlintas dalam benak saya ketika mendapati fenomena ini.

Dan berangkat dari sebuah hadist shohih yang berbunyi, "Sebaik2 kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Alqur'an", membuat saya sangat bahagia jika sedikit ilmu yang saya punya ini bisa saya bagikan kepada saudari2 saya juga. Melihat perkembangan mereka dari tidak bisa menjadi bisa membaca Alqur'an adalah kabahagian yang tak terlukiskan. Serta dengan harapan ini bisa menjadi sedikit penambah berat timbangan amal kebajikan di yaumil akhir kelak. Aamiin ya rabbal 'alamin

2. Bermain dan belajar bersama Anak

Sebagai keluarga yang memilih jalur homeschooling untuk pendidikan anak-anak kami, bermain dan belajar bersama anak ini adalah sebuah keharusan dan konsekuensi yang harus kami jalani. Tapi ini konsekuensi yang membahagiakan. Saya menikmati dan bahagia bisa melihat tahap demi tahap perkembangan anak-anak. Ini adalah pilihan kami, saya, suami dan anak-anak yang lebih bahagia belajar bersama kami orangtunya secara bebas tanpa tersekat waktu dan ruang. Kami bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Bahkan setiap aktivitas kami adalah proses belajar itu sendiri.


3. Merapikan dan dekorasi rumah

Satu-satunya pekerjaan domestik yang saya suka, bisa dan membuat bahagia ketika melakukannya adalah merapikan rumah. Saya sanggup menyapu dan merapikan  rumah berkali2 dalam sehari. Saya bahagia melihat rumah rapi dan saya juga bahagia melihat anak-anak bereksplorasi sehingga rumah rapi dan bersih itu hanya bertahan sekejab saja😁

Saya bahagia melihat segala sesuatu tertata pada tempatnya, sehingga memudahkan mencari ketika membutuhkannya. Untuk itu sejak dini anak-anak  juga sudah mulai dilatih untuk disiplin untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya.
Ditahapan

Selain merapikan rumah, saya juga suka melihat dekorasi rumah ala-ala selebgram😅, tapi dengan kondisi keuangan yang tidak memungkinkan dan gak rela menghabiskan uang banyak untuk hal-hal yang menurut saya itu tidak urgent, saya biasanya suka bikin sendiri alias DiY. Sehingga dengan modal yang tipis keinginan yang membahagiakan itu juga bisa dipenuhi.

4. Belajar hal-hal baru dan menarik

Saya suka belajar, ini juga salah satu kekuatan saya sesuai hasil dari Tallent Mapping Assesment. Saya suka belajar hal-hal baru yang menarik dan bermanfaat, termasuk belajar di Institut Ibu Profesional ini. Aktivitas belajar ini membuat saya berbinar dan bahagia. Saya senang berjumpa dengan siapa saja, karena saya sadar pasti akan ada hal baru yang bisa saya pelajari dari setiap orang dengan kehebatan dan keunikan masing-masing.

5. Mendengar

Aktivitas mendengar ini rasanya kelihatan sepele ya😅, tapi entah mengapa saya bahagia melakukannya. Saya bahagia ketika  mendengar anak-anak bercerita apapun, saya bahagia mendengar suami cerita keseharian dan perasaannya, saya bahagia ketika teman-teman minta saya mendengar curhatan mereka. Saya bahagia mendengar kisah pengalaman orang lain. Saya bahagia mendengar bu Septi berdongeng di Kelas Bunda Cekatan ini. Saya bahagia karena saya bisa belajar dari kisah orang lain, saya bahagia kerena merasa berharga dan dipercaya. w
Walaupun saya sendiri dengan karakter  saya yang introvert sangat tidak suka bercerita.

Itulah 5 telur hijau saya, semoga segera menetas menjadi ulat (cari maka yang banyak), bersabar menjadi kepompong, dan, akhirnya bisa berubah menjadi kupu-kupu cantik 😍, insyaAllah.



#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional











Jumat

4 Permainan Seru Mengisi Family Time Ala Ismoe Family

Sabtu dan Minggu adalah hari favorit yang selalu dinantikan anak-anak dan juga saya pastinya. Mulai senin, setiap hari mereka akan bertanya ini hari apa, kemudian lanjut menghitung berapa hari lagi tiba hari Sabtu dan Minggu. Bagaimana tidak, karena hanya di dua hari tersebut mereka bisa puas bermain dan menghabiskan waktu seharian bersama Abinya. Saat ini sang Abi masih berstatus sebagai karyawan swasta, ini artinya 5 hari dalam seminggu beliau akan menghabiskan waktu di kantor atau turun ke lapangan untuk mengecek proyek, sehingga sangat sedikit waktu yang bisa digunakan untuk bercengkrama dengan para bocah. 

Jadi, akhir pekan bagi kami adalah momen yang tepat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga. Tak harus pergi ke tempat bermain , ke mall atau bahkan makan di luar. Cukup berkumpul bersama di mana saja tak  jadi masalah bagi mereka dan sudah cukup membuat bahagia, asalnya dengan syarat Tidak ada gadget diantara kita. Hoho,,,ya kami memang berusaha meminilisir sesedikit mungkin penggunaan gadget ketika sedang bersama. 

Banyak hal yang bisa kita lakukan dalam mengisi family time yang juga berfungsi untuk membangun kekompakan keluarga, sebagaimana yang disampaikan oleh Bu Septi Peni Wulandani, founder Institut Ibu Professional saat Workshop Family Strategic Planning beberapa saat lalu di Batam, yaitu  ngobrol bareng, main bareng dan beraktivitas bareng. Tiga hal ini yang sering kami lakukan ketika kumpul bersama. 

Bicara mengenai main bareng, ini adalah beberapa permainan favorit anak-anak ketika main bersama kami.

Bermain peran atau socio-dramatic

Ini adalah permainan favorit anak-anak. Peran apa saja bisa mereka mainkan,bermain doctor-doktoran, polisi dan penjahat, pemadam kebakaran, masak-masakan atau perang-perangan melawan tentara Israel. Bahkan kadang saya speacless melihat totalitas mereka ketika bermain peran. Tak usah risaukan masalah property, semua benda yang ada dirumah bisa mereka sulap menjadi property yang mereka butuhkan. Kabel litrik bekas bisa mereka imaginasikan menjadi selang pemadam kebakaran misalnya. Saya dan suami cukup berperan sebagai figuran saja, pemeran utamanya adalah mereka. 

Seperti dilansirdari Nakita.grid.id, ternyata permainan sederhana ini sangat banyak manfaatnya loh, diantaranya :
1.  Anak bisa mempelajari banyak persn disekeliling dan lingkungan diluar mereka
2. Saat bermain peran, anak akan berfantasi dan kemudian meniru peran disekeliling, anak mengembangkan kemampuan kognitifnya, terutama dalam hal imaginasi dan kreativitas.
3.  Meningkatkan inteletual anak karena anak mempelajari seperti apa peran yang akan dilakoninyasaat bermain peran itu. Misalnya, Astronot itu ngapain ya?
4. Bermain peran akan menambah kosakata anak.
5  Mengasah moral juga dapat dipelajari saat bermain peran.

Jadi, jangan sepelekan permainan sederhana ini ya mak.

Tebak-tebakan
Ini adalah permainan paling mudah yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja tanpa memerlukan property yang ribet. Permainan ini termasuk salah satu permainan favorit keluarga kami dan bisa mengenyahkan rasa bosan. Kadang mereka akan anteng dan bisa tertawa lepas hanya dengan memainkan ini. Misalnya saat menemani saya mengikuti pengajian atau seminar atau rapat bersama komunitas jika bertepatan di hari sabtu dan minggu, biasanya semua akan ikut sekaligus mengantar saya. Jika tempatnya jauh dari rumah, suami dan anak-anak memilih menunggu disekitar tempat acara hingga acara selesai daripada harus bolak balik menjemput. Nah, bermain tebak-tebakan adalah salah satu pilihan jitu bagi mereka. Banyak pilihan jenis tebakan yang bisa dimainkan, misalnya tebak kata, tabak suara binatang , tangan mana yang ada isinya, tebak benda dan banyak lainnya yang bisa dijadikan tebakan. Tebakannya bisa berasal dari orangtua dan anak yang bertugas menjawab, bisa juga sebaliknya.

Ekspresi merenung, berpikir, berteriak menyebutkan jawaban selalu mengiringi kegiatan ini. Jika jawaban mereka benar, merekapun akan tertawa. 

Kelihatannya permaina ini sepele bukan, tapi manfaatnya ternyata tidak bisa disepelekan begitu saja. Berikut beberapa manfaat yang kami amati saat memainkan permainan ini adalah :
- Melekatkan hubungan anak dengan orangtua
- Membuat anak-anak dan orangtua bersuka cita. Salah satu tujuan bermain tebak-tebakan adalah bergembira. Saat mereka bisa menjawab dengan tepat setelah merenung dan berfikir, mereka akan tertawa senang dan riang. Jika jawaban salah mereka penasaran dan berpikir kerasagar jawabannya benar.
- Mencerdaskan anak-anak
Dalam bermain tebak-tebakan akan selalu ada pertanyaan. Pertanyaan yang akan membuat anak-anak memberdayakan pikiran dan pengalamannya untuk bisa menemukan jawabannya. 

Bermain Lego 

“Ummi, lihat Ammar buat rumah yang ada kebunnya untuk ummi!”. Seru Ammar bahagia menampakkan hasil karyanya untu ummi.

Saya rasa hampir semua anak suka bermain lego, begitu juga dengan tiga bocah di rumah kami, bahkan termasuk kami. Ada lego berbagai ukuran yang kami beli sejak Abang Zaid bayi dan sekarang juga bisa digunakan oleh adik-adiknya. Permainan asal Denmark kreasi Ole Kirk Crisatiansen ini berupa balok warna warni yang bisa dibongkar pasang menjadi bentuk apapun yang diingankan anak sesuai imaginasinya. Permainan ini juga seru dimainkan bersama keluarga loh. Kita bisa merancang dan membangun bersama suatu project yang disepakati bersama, rasanya seru dan menyenangkan.

Selain menyenangkan, ternyat bermain lego memiliki beragam manfaat, diantaranya:
a. Mengenalkan warna, bentuk dan ukuran
b. Melatih motorik halus
c. Mengembangkan imajinasi dan kreativitas
d. Mengembangkan logika dan pemecahan masalah
e. Meningkatkan kemampuan sosialisasi dan kerja sama

Menyusun Puzzle

Selain lego, menyusun puzzle juga permainan favorit anak-anak. Tak perlu beli, cukup memanfaatkan gambar dari google lalu di print dan tempelkan ke kardus, kemudian di potong sesuai yang diinginkan, puzzle pun bisa dimainkan bersama.

Tak hanya menyenangkan, permainan ini punya sederet manfaat buat anak-anak. Apa saja sih manfaat bermain puzzle ini?
- Melatih memecahkan masalah
- Melatih koordinasi matadan tangan
- Melatih motorik halus
- Melatih keterampilan Kognitif

Wah, banyak ya manfaatnya. Yuk, mari main puzzle bersama sikecil, tentunya jug akan semakin mengeratkan bonding diantaraanak dan orangtua.

Nah, itu adalah beberapa permainan yang sering kami lakukan dalam mengisi Family Time di kelurga kami. Silakan dicoba, insyaAllaah dijamin akan semakin melekatkan hubungan anak dengan orangtuanya.





Lubnah Lukman, Sahabat yang Menginspirasi




Ruby- Mb Unna - Baby Hamzah- Abang Zaid- Syafri

Lubnah Lukman

Rendah hati, teguh pendirian, pembelajar ulung, gigih, kreatif serta totalitas. Itu adalah sederet karakter yang saya tangkap dari sosok seorang Lubnah Lukman. Mb Unna, begitu kami biasa menyapanya adalah seorang Ibu dua anak yang 'keren' dimata saya, begitu juga barangkali  dimata siapapun yang mengenalnya. Hal ini yang membuat saya jatuh cinta padanya. Mb Unna bukan ibu rumah tangga biasa. Lulusan magister ini rela meninggalkan karirnya dan memilih menjadi full time mother untuk kedua buah hatinya, Zaf dan Ruby. 'Tukang bacain buku anak' itu adalah salah satu pekerjaan yang sangat dinikmati mb unna dan dengan bangganya disebutkan ketika memperkenalkan diri ketika menjelaskan profesinya saat ini. Kelihatannya sepele ya, tapi efeknya luar biasa. Hal ini bisa dilihat hasilnya yang nyata dalam diri anak-anaknya. Di usia yang masih 4 tahunan, Zaf putra pertamanya sangat cinta buku dan sudah bisa baca sendiri tanpa diajarkan membaca. MasyaAllah Tabarakallah. 

Meet Up KHMB bersama teh Patra dan Kang Ishmir yang digagas oleh Mb Unna dkk


Awal Mengenal

Saya lupa kapan pertama kali bertatap muka langsung  dengan Mb unna, tapi kalau tidak salah saat gladi resik wisuda matrikulasi. Saat itu saya yang datang sendirian dan belum mengenal member-member Komunitas IP Batam karena setelah bergabung saya  baru saja melahirkan Hamzah sehingga belum  bisa mengikuti kopdar-kopdar yang diadakan sebelumnya. Rendah hati dan ramah, itu kesan pertama yang saya tangkap saat bersalaman dan cipika cipiki dengan mb unna. Walaupun baru pertama jumpa, rasanya seperti sudah kenal lama dan bawaannya tenang berada di dekatnya. Selama kurang lebih setahun berinteraksi dengan mb unna, kesan itu tetap melekat bahkan saya semakin terpana dengan kepribadiannya. Salah satunya adalah sikap sabarnya yang luar biasa dalam menghadapi anak-anaknya. Tidak pernah sekalipun saya lihat mb unna meninggikan suara, melotot, atau memarahi anaknya sekesal apapun. Mb unna akan sangat sabar dalam menghadapi tingkah mereka. Selain itu, Mb Unna juga seorang pembelajar ulung. Dia tak pernah berhenti belajar dan tak malu untuk belajar jika dia merasa kurang dalam hal itu, salah satunya, seperti semangatnya dalam mendalami ilmu Qur'an. 


Komunitas Ibu Profesional Batam


Setelah komunitas ini terbentuk, Mb unna ditunjuk menjadi Penanggung Jawab Rumbel Menulis. Hal ini jelas karena salah satu passion mb Unna adalah dibidang kepenulisan. Mb unna adalah seorang blogger yang sangat menginspirasi. Karena semangat dan motivasi darinya, banyak teman-teman Rumbel Menulis yang bergairah kembali menulis serta menghidupkan kembali blognya yang sudah lama mati suri. Bahkan saya sendiri yang belum akrab dan familiar dengan blog menjadi lebih semangat menulis. Bahkan, salah satu impian masa remaja saya menulis buku tercapai karena kegigihan mb unna mengajak kami menulis antologi Jungkir Balik Dunia Emak, buku pertama kami dan menjadi salah satu kenangan terindah bersama mb Unna.

Halal Bihalal Komunitas IP Batam di Kediaman Mb Unna


Perpisahan

Perpisahan dan serah jabatan PJ Rumbel Rulis dari Mb Unna ke Mb Desy


Setiap ada pertemuan pasti akan ada perpisahan. Hal ini adalah keniscayaan. Tapi, setiap perpisahan seringkali membawa duka dan kehilangan. Entah kenapa tiba-tiba perasaan sedih langsung menyergap saat mengetahui mb unna akan pindah dari Kota Batam mengikuti suaminya yang pindah tugas ke surabaya. Saya yakin, ini juga dirasakan oleh teman-teman lainnya yang mengenalnya. Kami pasti akan sangat merindukan banyak hal tentang mb unna. 

Mohon maaf jika selama kita berinteraksi, ada salah dan khilaf yang tak disadari. Mohon maaf jika selama ini banyak merepotkan mb unna, Sering berantakin rumah mb unna. 

Mb Unna Terimakasih atas segala dedikasimu kepada Komunitas Ibu Profesional Batam. Terimakaish sudah menjadi teman dan saudara yang menginspirasi bagi kami semua. Teruslah menginspirasi, berbagi dan melayani dimana pun mb unna berada. Semoga keberkahan selalu melingkupi Mb unna dan keluarga. Semoga kita bisa jumpa kembali dalam keadaan yang lebih baik. Walaupun nantinya fisik kita berjauhan, semoga silaturahim tetap terjaga. Jangan lupakan kami disini😊

Salam sayang dari kami semua untuk mb unna. We Love u coz Allah. 

Rabu

Olahraga Favoritku, dulu dan kini


Olahraga merupakan salah satu kegiatan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Sebagai agama yang Syamil, islam sangat memperhatikan setiap detail kebutuhan penganutnya, termasuk dalam hal kesehatan yang salah satu menggapainya adalah dengan olahraga.

Rasulullah SAW sangat gemar berolahraga. Rasulullah pernah adu lari cepat dengan Aisyah ra. Rasul juga pernah menggelar adu ketangkasan berkuda dan menunjuk Ali bin Abi Thalib sebagai penanggung jawab, sementara Suraqah bin Malik sebagai juri garis.

Paradigma terhadap urgensi olahraga ini juga ditekankan oleh para generasi berikutnya. Khalifah Umar bin Khattab menginstruksikan agar mengajari anak-anak olahraga panahan dan renang serta berkuda.

Ada tiga fungsi utama olahraga menurut Islam, yaitu :

1. Menjaga diri (self defense). Olahraga bisa membuat fisik seseorang menjadi kuat. Dengan latihan yang teratur dan kontinu akan menjadikan badan bugar serta berenergi, sehingga mampu membela diri dari serangan musuh jika suatu saat berada dalam kondisi ini. Pembelaan dan penjagaan diri adalah tuntunan dasar. Mempertahankan nyawa adalah satu dari kelima hak yang dilindungi dalam Islam (dharuriyat al-khamsah).


2. Media persiapan yang menguatkan pasukan Muslim untuk berjihad di jalan Allah SWT. Perang bukan hanya adu strategi, tetapi juga butuh kelihaian menggunakan senjata, kelincahan berkuda, dan penguasaan panah. Ini semua hanya bisa ditempuh melalui latihan yang kontinu, sarananya adalah berolahraga.
"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya." (QS al-Anfaal [8]: 60). 


3. Menjaga kesehatan tubuh.
Tubuh yang sehat, energik dan kuat adalah anugerah tak terkira dari Sang Khalik. Anugerah ini harus kita jaga sebagai bentuk syukur kita kepadaNya. Ada banyak cara menjaga tubuh agar tetap bugar dan sehat, seperti kecukupan asupan gizi dan nutrisi. Selain itu, olahraga juga merupakan sesuatu   yang tak boleh disepelekan, karena deng berolahraga, aliran darah menjadi lancar dan metabolisme tubuh pun menjadi seimbang.

Nah, sebagai orang Islam, saya gak boleh dong menyepelekan anjuran yang sangat ditekankan oleh Rabb dan Rasul saya ini. Saya (dulu) sangat suka olahraga. Iya, dulu saat masih manggadis. Olahraga favorit saya dulu adalah Volly dan lari. Walaupun tidak ahli dan jago banget, tapi semenjak SMP-SMA karena olahraga inilah saya beberapa kali pernah diutus pihak sekolah untuk mengikuti lomba olahraga mewakili sekolah. Saya sangat menikmati setiap hal dalam olahraga ini, baik dalam hal strategi maupun tekniknya. 

Saat kuliah saya juga masih menekuni cabang olahraga ini , walaupun tidak sesering masa SMP. Dan saat ini setelah menjadi istri dan Ibu, bisa menekuni olahraga favorit ini mungkiin cuma mimpi. Waktu 24 jam sehari tak cukup untuk dimasukkan list olahraga. Tapi, gara-gara ini 


Minggu

Era Smartphone : Dunia dalam Genggaman

Kehidupan manusia saat ini tak bisa dipisahkan dari yang namanya teknologi. Sebut saja Handphone (HP) yang merupakan salah satu bentuk teknologi informasi yang saat ini tak terpisahkan dari penggunanya. Perkembangan zaman menjadikan Handphone yang dulu manfaatnya hanya sebagai alat komunikasi saat ini sudah berkembang jauh. Banyak hal saat ini bisa dilakukan dengan sebuah benda itu. Dan ini sangat menguntungkan untuk seorang manager rumah tangga seperti saya. 

Bagi saya HP bukan cuma sebagai alat komunikasi, tapi alat multifungsi yang sangat membantu keseharian saya. Ya, Smartphone bagi saya benar-benar smart. Ia bisa bisa berfungsi sebagai mushaf Alquran yang disertai murattall Alquran yang mudah  dibawa dan bisa dibuka kapan saja untuk dibaca ataupun didengar. Ditambah dengan adanya berbagai fitur keren yang memudahkan untuk menghafal dan muraja’ah baik per ayat, per halaman, per surat maupun per juz dengan berbagai qori yang bisa dipilih, ini nilai plus banget bagi saya. Belum lagi dilengkapi tafsir yang lengkap.  Selain itu, ia juga berfungsi sebagai kamera digital yang dengannya saya  bisa mengabadikan berbagai momen keseruan bersama anak-anak dan keluarga, aktivitas homeschooling anak-anak, portfolio, catatan materi seminar  karena gak bisa nyatat sambil gendong bayi. Ia juga berfungsi sebagai recorder ketika saya mengikuti berbagai seminar, workshop, bedah buku, kajian keislamam dengan membawa para bocah, karena yang namanya bisa menulis dan mendengar dengan kusyuk saat itu adalah momen yang langka, jadi rekamanlah solusinya. Nantinya, bisa diputar dan didengar ulang dirumah. Kemudian, sebagai buku resep terlengkap tempat emak yang tak terlalu jago masak ini bisa menemukan berbagai resep makanan yang halal, thoyyib dan sehat buat keluarga. Berfungsi juga sebagai buku tulis yang bisa dibuat nulis hanya dengan satu tangan sambil gendong bayi. Serta untuk berbagai keperluan lainnya yang memberikan kemudahan yang sangat bermanfaat buat emak rempong seperti saya yang cukup bisa didapatkan di dalam satu benda pintar ini.

Jika dulu ketika bepergian  rasanya ada kurang jika ketinggalan mushaf Alquran dan dompet, sekarang ada yang kurang jika benda pintar ini yang ketinggalan. 

Tetapi, sebagai makhluk yang Allah SWT anugerahi akal sudah seharusnya kita yang mengendalikan benda pintar ini, bukan malah kita yang dikendalikan sehingga kebablasan dalam menggunakannya. Bijaklah dalam berteknologi.

Tulisan ini saya buat dalam rangka arisan tulisan Rulis IP Batam dengan tema Me And Tecnology dari Mb Eka Mustikasari

Kamis

Blog Review : Jalan-jalan ke rumah Si Ibuk


Bismillahirrahmanirrahim...


Tulisan saya kali ini beda. Kali ini saya ingin mereview blognya salah satu teman di Rumbel Menulis IP Batam, si Ibuk Desy Oktafia. Ini pertama kalinya saya mereview blog seseorang.  Jujur, sebenarnya gak pede banget ngereview blog mbak Desy. Alasannya, karena saya khawatir tulisan saya tidak bisa mewakili ke-kece-an blog yang saya review ini. Tapi karena ini merupakan tema arisan kali ini, mau tidak mau saya harus memecut diri. Maafkan saya mbak Desy, jika review saya tidak mampu menggambarkan ke-kece-an blognya ya😊



Sebelum mereview blognya, izinkan saya memperkenalkan sipemilik blog kece ini terlebih dahulu. Pemilik nama lengkap Desy Oktafia ini lahir di Magelang, 21 Juni 1989. Ternyata usia mbak Desy masih sangat muda, tetapi kepiawaian dan cara berfikirnya melebihi umur biologisnya. Jujur, saya salut dan kagum banget sama mamak satu ini walaupun baru beberapa kali bertatap muka di kegiatan offline Komunitas Ibu Professional Batam. Kesan saya terhadap beliau ketika pertama kali bertemu, ramah dan friendly. Oya, saya adalah salah satu pembaca setia tulisan beliau. Membaca tulisan-tulisannya membuat saya merasa sudah kenal lama dan merasa dekat.



Ibuk dari Khalid Alwalid dan istri dari pak Taufik Nugraha ini, selain pintar nulis, beliau juga jago masak lho. Hal ini bisa di lihat dari postingan di blog dan akun youtubenya, yang bikin ngiler siapapun yang melihatnya dan pengen segera coba praktik resepnya. Apalagi ditambah foto-foto hasil jepretannya yang sangat menggoda. Saya salah satu korbannya, wkwk.  Jadi, hati-hati ya nanti kalau jalan-jalan kerumah(blog)nya😀. Salah satu menu masakan baru yang masuk dalam list menu di rumah kami adalah resep dari si Ibuk, Sop Ikan Batam. Walaupun ada modifikasi sedikit dari resep aslinya. Suami gak suka pakai ebi, jadi diganti udang segar. Dan ini jadi menu kesukaan suami saat ini, diluar resep warisan mertua pastinya. Hehe



Kabarnya, mbak Desy sudah mulai ngeblog sejak tahun 2008, lama juga ya. Tapi baru memutuskan untuk serius dan konsisten mulai tahun 2017. Mbak Desy memang hobi nulis dari kecil. Waktu kecil beliau sudah sering nulis dongeng dan cerpen, tapi sayangnya karya-karyanya itu hanya berakhir dibawah bantal. Beliau merasa menulis itu bukanlah passion atau bakat yang bisa dikembangkan. Alih-alih mengasah bakat menulisnya, malah beliau melanjutkan sekolah dan kuliah di akuntansi. Tapi itulah hidup. Semua yang terjadi dalam hidup kita, tak lepas dari ketentuan atau takdir Allah. Selalu ada hikmah dibalik apapun yang terjadi. Pasti ada kebaikan didalamnya jika kita mau merenungi.



Tak ada kata terlambat. Saat ini si Ibuk memilih resign dari pekerjaannya dan memilh menjadi full mother at home mendampingi dan membersamai setiap tumbuh kembang putranya  dan juga sudah aktif menulis kembali. Tulisan-tulisannya enak dan renyah dibaca, serta bergizi tentunya. Rasanya rugi jika melewati tulisan-tulisan Mamak satu anak ini. (Uups..kabarnya bentar lagi akan berubah status lagi jadi mamak anak dua😀, semoga selalu sehat dan lancar persalinannya ya mbak)



Si Ibuk memilih tema lifestyle menjadi tema blognya. Hal ini karena sebagian besar tulisannya berisi tentang parenting, kuliner, dan juga review perjalannya bersama keluarga kecilnya. Salah satu satu motivasi mbak Desy ngeblog saat ini  selain untuk menyalurkan hobi menulisnya adalah sebagai dokumentasi jurnal anaknya, Khalid. Makanya, jika kita jalan-jalan ke blognya, maka kita akan menemukan banyak tulisan bertema parenting yang berisi cerita kesehariannya bersama anaknya yang sarat hikmah dan informsi yang sangat berguna untuk para mahmud.



Selain sebagai momblogger, mbak Desy juga seorang mompreuner. Beliau berusaha untuk tetap berdaya walau dari rumah. Beliau adalah owner @Jalanjalambawabayi, yaitu rental perlengkapan Travelling bayi dan mainan anak. Kalau mau jalan-jalan bareng bayi, boleh banget rental sama beliau, insyaAllah akan dilayani dengan ramah dan sabar. Coba deh!😉



Jika penasaran dengan tulisan-tulisan beliau, silakan segera melipir ke :  



Blog : www.desyoktafia.com

Facebook : Desy Oktafia
Fanpage : desyoktafiadotcom
Instagram : @desyoktafia
Akun jualan : @jalanjalanbawabayi


Oke, sekian dulu review dari saya. Nantikan review selanjutnya ya😉












J8 : Temukan Buddy-mu

Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulilah memasuki pekan terakhir di kelas Ulat-Ulat. Banyak pengalaman dan ilmu baru selama hampir 2 bulan be...