Selasa

J3 : Keluarga Baruku | Keluarga Uluwatu

Alhamdulillah memasuki pekan ke 3 di Tahap Ulat-Ulat. MasyaAllah.. Amazed. Itu yang saya rasakan selama hampir dua bulan belajar di Kelas Bunda Cekatan Institut Ibu Profesional. Selau ada kejutan-kejutan baru yang seru dan menyenangkan. Belajar seasyik bermain😍😍😍

Pekan sebelumnya kami ditantang untuk membuat potluck yaitu cemilan sesuatu yang kami bisa dan kami kuasai untuk dibagikan kepada teman-teman bunda cekatan lainnya. Akan tetapi potlucknya kali itu beda dari yang lain, karena harus dalam bentuk vidio atau minimal audio. Tidak boleh hanya sekedar tulisan seperti biasanya. Ini tantangan banget buat tipe yang tidak suka dan tidak biasa tampil live didepan umum seperti saya. Mencoba keluar dari zona nyaman. Ternyata setelah dicoba seruu juga. Banyak ilmu dan insight baru yang bisa kita dapatkan ketika mencoba hal baru. Ada 1800 Potluck yang  tersaji dan semuanya menarik untuk dicicip, tapi lagi-lagi ingat peta, biar gak kesasar. Alhamdulillah bisa menahan diri untuk gak banyak nyemil, tetap bisa fokus sama makanan utama sesuai peta. 

Nah untuk pekan ini kami Ulat-Ulat imut dan lucu ini diberikan kesempatan untuk mencari keluarga masing-masing yang makanan utamanya serupa biar kami bisa lebih nyaman "makan" dan ngobrol bareng. Awalnya saya bingung mau makan yang mana dulu, ada beberapa makanan utama yang ada dipeta saya, yang saya fikir penting dan mendesak untuk segera saya  dalami, diantaranya manajemen waktu, manajemen emosi, Portofolio Anak dan kurikulum personal, serta ilmu masak sehat cepat dan enak. Ada 4 keluarga yang harus saya cari agar bisa saling berbagi makanan utama yang sama. Semuanya rasanya penting dan mendesak. Tapi saya harus fokus disatu keluarga saja dulu, biar gak kena badai informasi nantinya. Alhamdulillah setelah dirunut lagi, akhirnya saya memutuskan untuk mencari keluarga manajemen waktu lebih dulu. Dan MasyaAllah luar biasa semangatnya teman-teman di kelas bunda cekatan ini. Ketika dapat arahan untuk mencari keluarga, pada langsung gercep. Belum selesai Gurunda kami Mendongeng (FB live), udah pada sibuk dan semangat cari anggota keluarganya dan langsung ada beberapa bikin WA group dan Tele Group. Saya langsung kecemplung masuk WA group manajemen Waktu, eh ternyata besoknya Wakil rektor kami, Mak Ika, malah berbaik hati membuat alur dan link group masing-masing keluarga sehingga memudahkan kami semua mencari anggota keluarga kami. Huft.. Akhirnya kami bisa bertemu dengan semua anggota keluarga Manajemen Waktu, dan ternyata keluarga manajemen waktu adalah keluarga terbesar dengan anggota hampir mencapai 500 anggota. Wow banget. Ternyata salah satu problem sebagian besar kami adalah manajemen waktu yang kacau sehingga kami semua merasa perlu untuk membenahi masalah ini. 



Keluarga Uluwatu



Apa itu keluarga Uluwatu? Ya, inilah keluarga saya saat ini. Keluarga Ulat Waktu. InsyaAllah disini kami sekitar 500an anggota keluarga  akan belajar bareng, ngobrol bareng dan saling share pengalaman tentang Manajemen Waktu. Di keluarga ini kami di pimpin oleh seorang Kepala Keluarga yang ketjeh banget yaitu  Mb Nur Laila yang kami sapa Mak KeKe (Emak Kepala Keluarga Manajemen Waktu 😁). MasyaAllah beliau sabar dan tenang banget mengawal diskusi keluarga dari awal hingga saat ini sehingga semua anggota merasa nyaman. Oya, Mak KeKe  juga dibantu oleh 2 orang asisten dalam mengelola diskusi keluarga, yaitu mb Hutriana dan Mb Wita. Berkat bantuan mereka, diskusi di group jadi terarah dan mengasyikkan. Bahkan yang ketinggalan diskusi karena jam online yang berbeda dengan anggota keluarga lainnya, tetap bisa makan makanan lezat hasil diskusi dan sharing yang dirangkum dalam bentuk infografis yang keren dan bahkan di buatkan bank data agar memudahkan anggota lainnya.




J2_ Pentingnya Portofolio Anak untuk membuat Personalized Curriculume

Bismillah.. Alhamdulilah memasuki pekan ke 2 berada di The Jungle Of Knowladge. Buanyaaak banget makanan2 lezat yang terhidang dan menggoda untuk disantap. Rasanya semua menarik, apalagi hidangan kali ini dalam bentuk vidio atau audio. Wah.. Menggoda sekali untuk nyicip satu-satu dari ribuan Potluck yang dihidangkan teman2. Tapi kembali lagi mengingat petuah dari gurunda Ibu Septi Peni Wulandani, fokus sama peta masing-masing dan mantranya yang selalu saya ingat "menarik tapi saya tidak tertarik". Walaupun hampir saja tanpa sadar menghabiskan waktu untuk nyicip yang bukan makanan yang tidak ada dipeta saya. Huft. Alhamdulilah kembali ke jalan yang benar akhirnya.

Makanan saya minggu ini adalah salah satu potluck lezat dari mb Rima tentang Pentingnya membuat Portofolio anak dalam menyusun Kurikulum Personal. Bisa disimak di Link berikut :

https://m.youtube.com/watch?v=7GF9_dH8Zfo&feature=youtu.be

Saya memutuskan fokus di ilmu ini untuk pekan ini. Alhamdulillah menemukan Potluck yang tepat seperti yang saya inginkan. Mb Rima ternyata Praktisi Homeschooling juga untuk anaknya dan sama seperti saya yang menggunakan Fitrah Based Education sebagai frameworknya. MasyaAllah senang sekali bisa menemukan guru untuk belajar tentang cara membuat portofolio dan kurikulum personal untuk anak2.

Dan pekan ini saya mencoba menyediakan potluck tentang Memahami Jenis Tipe Kepribadian dalam pengasuhan. Awalnya mau hidangkan dalam bentuk vidio tapi ternyata space memori full (ketahuan belum sempat konmari Gadget nih🙈😅) , jadinya akhirnya memutuskan pakai audio aja. Silahkan simak di link ini ya manteman, semoga bermanfaat 😊


https://drive.google.com/file/d/1okE3EZuybyNf3eu2stXUrVDXIDzOnvLT/view?usp=drivesdk

Perjalanan Si Ulat Mencari Makanan Lezat 1

Bismillah...

Alhamdulilah saat ini saya sudah berada di "The Jungle Of Knowladge". Surganya "makanan lezat". Begitu banyak makanan lezat yang terhidang disini. Rasanya semuanya lezat dan bergizi. Tapi sesuai petuah gurunda Kami, Ibu Septi Peni Wulandani, agar kami tetap fokus pada Peta kami masing-masing supaya tidak tersesat di hutan belantara ini. Fokus saja pada ilmu yang penting dan mendesak untuk kami kuasai saat ini, jangan tergoda dengan sesuatu yang kami belum mendesak kami butuhkan walaupun kelihatan lezat. Berbekal peta yang sudah saya persiapkan di Tahap Telur-telur sebelumnya, ketika dihadapkan dengan ribuan potluck dari teman-teman, saya mencicipi beberapa potluck dari teman-teman yang sesuai dengan ilmu yang saya butuhkan yaitu Manajemen Emosi. Saya sadari, anak-anak butuh ibu yang bahagia. Tapi, masih ada belenggu masa lalu yang mencekik saya sehingga seberapa besarpun keinginan saya untuk bisa bahagia saat bersama anak-anak, ada saja ledakan emosi yang terlepas tanpa saya sadari dan tanpa saya bisa kendalikan seperti mimik wajah tidak suka, kata-kata yang menyakiti bahkan kadang-kadang juga teriakan dan bentakan. Astaghfirullahal 'adziim😢
Masih ada inner Child yang harus saya buang jauh-jauh. Saya sudah pernah mengikuti Training Self Emotional Healing, tapi untuk benar-benar sembuh dan bersih tidaklah instan. Sampai saat ini saya masih terus dibimbing oleh Emak Safithrie Sutrisno untuk benar2 sembuh agar harapan saya bisa Membersamai anak2 dengan bahagia bisa terwujud. Aamiin







#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelasulat
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional

Yuk, Buat Peta Belajarmu!

Bismillah,,, Alhamdulillah. Setahap lagi kami para Mahasiswi Bunda Cekatan akan masuk ke Jungle of Knowladge. Telur orange akan segera menetas menjadi seekor ulat kecil yang lapar. Kami akan mengunyah banyak 'makanan'. Tapi kami harus jeli dan memilah, mana makanan yang
cocok dan sangat kami butuhkan saat ini untuk bekal kami memasuki fase kepompong agar bisa lahir menjadi seekor kupu-kupu indah.

Di tahap ini sebelumnya kami sudah mendengar dongeng dari Pak Dodik tentang Bagaimana membuat Mind Mapping alis Peta Belajar. Setelah mengulik telur oren saya, yaitu ilmu yang akan saya cari agar keterampilan saya ditelur merah meningkat sehingga tidak lama lagi saya bisa bermetamorfosis menjadi seorang Ummi Bidadari bagi anak2 saya dan istri selayak bidadari untuk suami saya.

Inilah mind mapping saya!


Mari bersiap berubah menjadi ulat-ulat dan memasuki Jungle of konwladge😍❤️

#mindmapping
#perjalanantelur-telur
#janganlupabahagia
#jurnalminggu4
#materi4
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional

Yuk, Temukan cara Belajarmu!

Yuk, temukan cara belajar yang GW Banget! 

Bismillah.. Alhamdulillah sudah sampai pada tahap ini. Misi dilanjutkan. Sekarang saatnya kita mencari telur orange.
Pada telur orange kali ini, kami diminta untuk, 
1. Menentukan tujuan belajar dengan menemukan strong why. 
2. Ilmu apa saja yang kami perlukan
3. Sumber ilmu
4. Cara belajar yang gue banget. 


Tujuan belajar

Di tantangan sebelumnya saya sudah mendapatkan 5 telur merah , yaitu keterampilan yang penting dan mendesak apa saja yang ingin saya kuatkan agar kebahagian saya sebagai seorang istri, ibu dan perempuan semakin meningkat. 

Nah, sekarang saya ingin menjabarkan tujuan saya belajar berdasarkan
5 telur tersebut. 

1. Manajemen waktu

Salah satu telur hijau saya adalah Belajar dan bermain bersama anak-anak. Saya akan bisa tenang serta bahagia bermain dan belajar bersama anak-anak jika semua pekerjaan domestik saya sudah selesai. Makanan sudah tersaji, rumah dalam kondisi bersih dan rapi, dan tidak ada tumpukan pakaian kotor disana sini serta semua pakaian bersih sudah tertata dengan rapi di lemari😁. Kondisi keuangan keluarga yang belum memungkinkan untuk menyerahkan urusan domestik pada pihak ketiga mengharuskan saya untuk mengerjakan semua urusan domestik tersebut dengan beberapa bantuan dari suami dan juga anak-anak tentunya. 

Dengan adanya keterampilan managemen waktu, harapannya saya bisa menyelesaikan semau pekerjaan domestik agar saya bisa tetap fokus melaksanakan hal yang saya suka dan bisa, sehingga indeks kebahagiaan saya juga meningkat. Saya tidak mau terjebak dalam rutinitas pekerjaan yang saya tidak suka hingga tidak bisa produktif dan bahagia. 

2. Managemen Emosi

Membersamai anak2 hampir 24 jam dalam sehari, 7 hari dalam seminggu, dengan berbagai konflik dan gesekan yang muncul tanpa terduga dalam beberapa kesempatan, membuat saya harus mengusai ilmu memenage emosi agar tetap tenang dan bahagia tanpa ada bentakan, kata2 yang menyakitkan, serta bahasa tubuh saya yang dapat mencedarai fitrah dan melukai jiwa anak-anak. 


3. Food preparation
Suami dan anak-anak adalah tipe yang suka makan makanan rumahan hasil olahan sendiri dirumah.Tapi, Memasak masuk kedalam kuadran yang saya tidak suka dan tidak bisa. Mau tidak mau, suka tidak suka, kenyataannya saya harus bisa masak makanan sehat dan enak yang untuk keluarga.

Tapi ada satu point yang bisa menaikkan indeks kebahagian saya di aktivitas memasak ini yaitu saya bisa memasak bersama anak-anak sebagai salah satu proyek belajar dan bermain. 

Jadi agar semuanya menjadi mudah dan menyenangkan serta bisa menghemat waktu, tenaga, pikiran, serta good mood dalam memasak, saya harus belajar ilmu food preparation termasuk nanti diantaranya juga Manajemen kulkas, manajemen belanja mingguan serta mengatur menu.


5. Ilmu Managemet Gadget

Saya adalah seorang learner, suka belajar hal-hal baru. Dan gadget adalah salah satu sarana yang sangat memudahkan jiwa belajar saya ini mereguk ilmu hingga kadang sampai keblablasan dan lupa waktu. 

Aktivitas yang membahagiakan saya yaitu bermain dan belajar bersama anak juga mengharuskan saya selalu update ilmu agar tidak mati gaya serta kehabisan ide. Dan lagi-lagi Gadget juga jadi andalan utama sebagai sarana untuk saya dalam belanja ide dan gagasan. 

Dua hal tadi membuat saya susah jauh dari Gadget hingga seringnya keblablasan menghabiskan banyak waktu dalam bergadget bahkan kadang sampai anak-anak menegur saya jika sudah lupa waktu. Sehingga saya merasa perlu memasukkan ilmu Management Gadget ini sebagai salah satu ilmu prioritas yang akan saya pelajari dan amalkan sesegera mungkin.


Ilmu yang diperlukan untuk memperoleh keterampilan di telur merah

Untuk meningkatkan indeks kebahagian saya, untuk sementara saya harus menyelesaikan dulu faktor pengganggu aktivitas yang saya suka dan bisa. Sehingga saya memilih ilmu yang penting dan mendesak yang harus saya pelajari yaitu :
1. Ilmu management Waktu
2. Ilmu Managemen Emosi
3. Ilmu Management Gadget
4. Ilmu Food Preparation

Sumber Ilmu

Video YouTube, Seminar/Kuliah online, internet, buku bacaan, belajar langsung dengan praktisi, mendatangi sumber ilmu/sang ahli. 

Cara Belajar yang Gue Banget
Saya termasuk tipe audio visual. Saya lebih suka mendengar dan langsung bertatap muka dengan guru, serta menuliskan ilmu yang Saya dapat serta langsung Action. 

#janganlupabahagia
#jurnalminggu3
#materi3
#kelastelur
#bundacekatan
#buncekbatch1
#buncekIIP
#institutibuprofesional


Temukan Terampilmu!

Bismillah...

Alhamdulilah setelah minggu Sebelumnya kami sudah menyelesaikan misi mencari 5 telur hijau yaitu kegiatan atau aktivitas yang kami Bisa dan Suka serta membuat kami bahagia, kami berhak melanjutkan misi selanjutnya yaitu Mencari telur merah.

Hmm..telur hijau, dan sekarang telur merah? Apalagi ini? Sangat menyenangkan bukan?😄 Saya sangat menikmati melewati permainan demi permainan di kelas Bunda Cekatan ini. Amazing dan sangat menantang bagi saya😍

Telur merah adalah keterampilan yang penting dan mendesak yang harus kami kuasai agar kami terampil dan semakin dekat menuju Cekatan serta mencapai tingkat kebahagiaan yang lebih tinggi saat melaksanakan aktivitas kami sebagai ibu, istri dan perempuan.

Untuk menemukan telur merah, kami harus menentukan keterampilan-keterampilan yang kami butuhkan kemudian membaginya kedalam 4 kuadran, yaitu penting dan mendesak, penting tidak mendesak, tidak penting dan tidak mendesak serta mendesak tapi tidak penting. Dari kaudaran penting dan mendesak itulah saya bisa memungut telur merah yang akan saya prioritaskan untuk saya pelajari dan saya latih hingga terampil dan cekatan😊



Dan inilah hasil pencarian telur merah saya. Saya memilih 4 telur /keterampilan yang menurut saya penting dan mendesak yang harus saya kuasai



Yuk, Lacak Kekuatanmu

Bismillah... 

Alhamdulilah bahagia rasanya memasuki lagi ruang kuliah di Institut Ibu profesional, setelah sebelumnya secara bertahap mengikuti matrikulasi, Kelas Bunda Sayang, sekarang saatnya belajar kembali, mengosongkan gelas untuk siap menyerap banyak ilmu baru disini di kelas Bunda Cekatan. Belajar adalah hal yang sangat membahagiakan bagi saya, membuat saya berbinar, apalagi belajar hal-hal baru yang bisa meningkatkan kualitas diri saya sebagai seorang perempuan, ibu dan istri. . 

Lebih bahagia lagi karena di Kelas Bunda Cekatan ini, kita akan belajar dengan bahagia, dengan tagline "Belajar Merdeka dan merdeka belajar". Jadi kita belajar dengan bebas dan dengan gaya serta keunikan kita masing-masing. Akan ada 4 tahapan di kelas Bunda Cekatan ini, Tahapan telur-telur, Tahapan ulat, Tahapan Kepompong dan yang terakhir Tahapan kupu - kupu. MasyaAllah, dengan harapan Semoga Allah mudahan saya dan kami semua mahasiswi Bunda Cekatan untuk belajar disini dari telur hingga nanti menjadi kupu-kupu indah yang bisa memberikan banyak manfaat untuk sekitarnya, Aamiin ya Allah

Untuk tahapan pertama, kami harus melewati tahap telur-telur. Ditahap ini kami diarahkan melacak kekuatan kami masing-masing  dengan mencari telur hijau yaitu dengan mengelist daftar aktivitas kita sebagai perempuan, ibu dan istri. Setelah itu semua aktivitas itu akan dibagi kedalam 4 kuadran yaitu, Bisa dan suka, Bisa dan tidak suka, tidak bisa dan tidak suka, tidak bisa, dan suka. Aktivitas yang ada di kuadran Bisa dan Suka serta membuat kita bahagia inilah telur hijau yang akan kita asah sehingga menjadi Cekatan 😊😍

Kuadran Aktivitas

Dan inilah 5 telur hijau hasil pencarian yang saya bisa dan suka serta bahagia ketika melakukannya. Tidak mudah memilih 5 diantara hal yang saya merasa suka dan bisa serta membuat saya bahagia melakukannya.
Telur-telur hijau hasil pencarian

Mari kita bahas satu persatu mengapa 5 aktivitas ini membuat saya berbinar dan bahagia😊

1. Mengajar Alqu'ran

Sebagai seorang Muslim, sedih rasanya ketika menemukan fenomena banyak ibu2 bahkan nenek2 yang tidak bisa baca Alqur'an sama sekali apalagi membaca dengan baik dan benar. Padahal kita tahu bahwa Kitab Suci Alquran adalah pedoman hidup seorang muslim. Bagaimana cara kita mau mengambil pedoman sedangkan untuk tingkatan dasarnya saja tidak dikuasai. Begitu kira-kira yang terlintas dalam benak saya ketika mendapati fenomena ini.

Dan berangkat dari sebuah hadist shohih yang berbunyi, "Sebaik2 kalian adalah yang belajar dan mengajarkan Alqur'an", membuat saya sangat bahagia jika sedikit ilmu yang saya punya ini bisa saya bagikan kepada saudari2 saya juga. Melihat perkembangan mereka dari tidak bisa menjadi bisa membaca Alqur'an adalah kabahagian yang tak terlukiskan. Serta dengan harapan ini bisa menjadi sedikit penambah berat timbangan amal kebajikan di yaumil akhir kelak. Aamiin ya rabbal 'alamin

2. Bermain dan belajar bersama Anak

Sebagai keluarga yang memilih jalur homeschooling untuk pendidikan anak-anak kami, bermain dan belajar bersama anak ini adalah sebuah keharusan dan konsekuensi yang harus kami jalani. Tapi ini konsekuensi yang membahagiakan. Saya menikmati dan bahagia bisa melihat tahap demi tahap perkembangan anak-anak. Ini adalah pilihan kami, saya, suami dan anak-anak yang lebih bahagia belajar bersama kami orangtunya secara bebas tanpa tersekat waktu dan ruang. Kami bisa belajar dimana saja dan kapan saja. Bahkan setiap aktivitas kami adalah proses belajar itu sendiri.


3. Merapikan dan dekorasi rumah

Satu-satunya pekerjaan domestik yang saya suka, bisa dan membuat bahagia ketika melakukannya adalah merapikan rumah. Saya sanggup menyapu dan merapikan  rumah berkali2 dalam sehari. Saya bahagia melihat rumah rapi dan saya juga bahagia melihat anak-anak bereksplorasi sehingga rumah rapi dan bersih itu hanya bertahan sekejab saja😁

Saya bahagia melihat segala sesuatu tertata pada tempatnya, sehingga memudahkan mencari ketika membutuhkannya. Untuk itu sejak dini anak-anak  juga sudah mulai dilatih untuk disiplin untuk meletakkan sesuatu pada tempatnya.
Ditahapan

Selain merapikan rumah, saya juga suka melihat dekorasi rumah ala-ala selebgram😅, tapi dengan kondisi keuangan yang tidak memungkinkan dan gak rela menghabiskan uang banyak untuk hal-hal yang menurut saya itu tidak urgent, saya biasanya suka bikin sendiri alias DiY. Sehingga dengan modal yang tipis keinginan yang membahagiakan itu juga bisa dipenuhi.

4. Belajar hal-hal baru dan menarik

Saya suka belajar, ini juga salah satu kekuatan saya sesuai hasil dari Tallent Mapping Assesment. Saya suka belajar hal-hal baru yang menarik dan bermanfaat, termasuk belajar di Institut Ibu Profesional ini. Aktivitas belajar ini membuat saya berbinar dan bahagia. Saya senang berjumpa dengan siapa saja, karena saya sadar pasti akan ada hal baru yang bisa saya pelajari dari setiap orang dengan kehebatan dan keunikan masing-masing.

5. Mendengar

Aktivitas mendengar ini rasanya kelihatan sepele ya😅, tapi entah mengapa saya bahagia melakukannya. Saya bahagia ketika  mendengar anak-anak bercerita apapun, saya bahagia mendengar suami cerita keseharian dan perasaannya, saya bahagia ketika teman-teman minta saya mendengar curhatan mereka. Saya bahagia mendengar kisah pengalaman orang lain. Saya bahagia mendengar bu Septi berdongeng di Kelas Bunda Cekatan ini. Saya bahagia karena saya bisa belajar dari kisah orang lain, saya bahagia kerena merasa berharga dan dipercaya. w
Walaupun saya sendiri dengan karakter  saya yang introvert sangat tidak suka bercerita.

Itulah 5 telur hijau saya, semoga segera menetas menjadi ulat (cari maka yang banyak), bersabar menjadi kepompong, dan, akhirnya bisa berubah menjadi kupu-kupu cantik 😍, insyaAllah.



#janganlupabahagia
#jurnalminggu1
#materi1
#kelastelurtelur
#bundacekatan1
#institutibuprofesional











J8 : Temukan Buddy-mu

Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulilah memasuki pekan terakhir di kelas Ulat-Ulat. Banyak pengalaman dan ilmu baru selama hampir 2 bulan be...