Langsung ke konten utama

Maafkan ummi, Neuk



Adalah suatu kebahagiaan ketika pertama kali mengetahui bahwa di dalam rahim ummi, telah ada sebuah janin. Sebulan setelah menikah dengan yabi, tiba-tiba ummi mulai sering mual, gak bisa nyium makanan atau apapun yang berbau tajam, bawaannya lemes. Segera yabi membeli tespack di apotik, besok paginya ummi pun segera tes, hasilnya seperti dugaan, dua garis bertengger di alat tersebut. Bahagia pasti. Cemas juga iya. Ummi akan segera jadi ibu. Status Single yang baru sebulan berubah menjadi istri, tak lama lagi InsyaAllah juga akan bertambah menjadi seorang Ibu. Akankah ummi mampu menjadi ummi yang baik bagimu dan adik-adikmu kelak? Walaupun seabreg buku parenting juga sudah ummi lahap jauh sebelum Ummi dan yabi ditaarufkan hingga saat kamu tersemai dirahim ummi. Tapi, kecemasan itu tetap berkecamuk di dada ummi. Karena yang ummi tahu, teori dengan praktek tak akan 100% sama. Bismillah, hanya tawakkal dan berdoa kepada Allah setelah ikhtiar bekal ilmu sudah ummi persiapkan. Hingga 8 bulan kemudian kamu hadir dalam kehidupan ummi setelah melewati hari yang panjang dan melelahkan ketika proses persalinan. Sakit...sakit sekali rasanya. Badan ummi gemetaran dan menggigil hebat sore itu. Tekanan darah ummi yang biasanya normal di angka 100-110/70 tiba-tiba naik drastis menembus 190. Bukaan tak kunjung maju bertahan di bukaan 4. Ahh..tak mampu ummi gambarkan rasa sakitnya, kesakitan yang belum pernah ummi rasakan selama 22 tahun ummi lahir ke dunia. Hingga akhirnya pukul 22.00, tangisanmu memecahkan kesunyian malam itu. Semua sakit seakan sirna, tersihir dan terpesona dengan hadirmu. Ummi akhirnya menjadi seorang ibu. Doa panjangpun segera berhamburan dari lisan ummi memohon kepada zat yang menggenggam jiwa agar kebaikan selalu tercurah atasmu wahai permata hati ummi.

Mulai hari itu, sah sudah status ibu tersandang di pundak ummi. Hal pertama yang ummi dan yabi lakukan setelah yabi mengazanimu, adalah menyematkan nama untukmu. Nama indah yang mengandung makna kebaikan. FAWWAZ ZAID AKRAM. Iya, kami sematkan nama salah satu sahabat mulia dalam penggalan namamu sebagai doa agar keimanan, ketaqwaan dan akhlakmu seperti akhlak sahabat mulia itu. Mengikuti rasul mulia Muhammad SAW.

Hari demi haripun ummi dan yabi lalui neuk, mendidik dan membersamai tumbuh kembangmu.  Bahkan ummi rela resign dari kerjaan ummi agar sepanjang waktu ummi bisa bersamamu dan mempunyai kesempatan melihat satu persatu perubahan demi perubahan yang kamu capai.

Tak lama lagi usiamu akan genap 5 tahun sayang. Iya, 16 Desember nanti usiamu genap 5 tahun.
Sangat banyak kesalahan ummi dan yabi terhadapmu neuk. Kamu yang menjadi tempat pertama kali ummi dan yabi uji coba semua teori parenting yang ummi dan yabi dapatkan. Kamu lahir ketika ummi dan yabi masih sama-sama baru saling mengenal dan menyesuaikan karakter dan kepribadian masing-masing. Kamu lahir ketika perekonomian keluarga kita masih terombang ambing. Bahkan tak lama berselang adikmu pun lahir, sehingga perhatian ummi dan yabi juga harus terbagi. Ketika usiamu baru menginjak 2 tahun, ummi dan yabi sudah membebaniku dengan tanggung jawab sebagai seorang kakak.

Tapi, percayalah sayang, bahwa walaupun  perhatian ummi dan yabi terbagi, tapi kasih sayang ummi dan yabi tak berkurang sedikit pun. Kasih sayang ummi dan yabi tetap 100% tercurah kepada masing-masing kalian. Ummi dan yabi tak pernah sedikitpun membanding-bandingkan kalian.

Ummi bangga padamu neuk. Kamu anak yang sangat mandiri. Bahkan sangat senang membantu  ummi tanpa ummi suruh. Menjadi asisten ummi ketika adik-adik lahir. Dan itu sangat berharga dengan kondisi kita yang merantau jauh dari keluarga serta tak punya ART.

Terimakasih sayang, terima kasih sulungku,terimakasih sudah memilih ummi menjadi ibumu. Maafkan atas semua kesalahan ummi dalam mendidik dan membesarkanmu. Bantu ummi dan yabi ya neuk, agar menjadi orangtua yang semakin baik. Mari kita belajar dan bertumbuh bersama. Full love for U ya Aulady.

Jazakillah Khair juga kepada mbak Juli yang menang arisan Rulis kali ini dan mengangkat tema "Ungkapan hati untuk buah hati" sehingga tulisan ini bisa hadir dan menjadi pengingat saya kembali agar banyak-banyak minta maaf kepada si Sulung.

Komentar

  1. Masyaallah semangat selalu membersamai anak2 y mbk.

    BalasHapus
  2. Everything for children Umm...

    BalasHapus
  3. Smangatnya berasa mba, semoga berkah dan bahagia selalu bersama anak2 😘

    BalasHapus
  4. Aku tersentak mba baca akhir paragraf 5yg sdh membemani tugas sebagai kakak terlalu cepat. Akhh iya harus sering2 minta maaf jg.
    Btw Barakallah mas fawwas sdh 5tahun 😍

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ummi, itu ada ALLAH!

Ummi, Itu Allah...By Safriani

Suatu waktu ketika kami sedang membaca buku bersama, Ammar(3y) berteriak senang," Ummi, itu ada Allah".  Ternyata dia melihat tulisan Allah didalam buku tersebut. Untuk usia ini, anak memang masih  berpikir konkrit. 
Ummi :"Oh iya, ini hanya tulisan nama Allah sayang. Kita belum bisa melihat Allah di dunia ".
Zaid : "Kapan kita bisa lihat Allah mi?"
Ummi :"IsyaAllah nanti orang-orang yang beriman, akan bisa melihat Allah di surga ", emak berusaha bicara dengan pelan agar mereka bisa meresapi kata perkata yang emak sampaikan, sambil menatap anak-anak dengan senyum.
" Jadi, kita harus jadi orang baik dan taat sama Allah, agar nanti bisa melihat wajah Allah, itu hadiah tambahan yang Allah berikan kepada penduduk surga, siapa yang mau masuk surga dan melihat Allah?" Dan anak-anak pun berteriak berusaha menjadi yang pertama menjawab bahwa mereka ingin masuk surga dan melihat Allah. Alhamdulillah. 


Percakapan se…

Melatih Kemandirian#1 "Ayo berlatih dan berproses bersama"

Bismillahirrahmanirrahim.. Alhamdulillah materi kedua di Kelas Bunda Sayang Batch 3 Institut Ibu Professional sudah selesai dikunyah dan dilahap dengan semangat. Saya sangat bahagia karena materi kali ini juga sangat sesuai dengan kebutuhan keluarga saya saat ini. Bukan hanya materinya yang membuat fikiran semakin tercerahkan, tetapi Game Level 2 ini juga sangat pas. Saat ini saya sedang berusaha keras melatih kemandirian untuk anak-anak di beberapa hal yang masih belum konsisten. Dengan adanya tantangan di game kali ini, akhirnya kami sepakat untuk kembali merumuskan ulang dan detail serta berupaya untuk mendokumentasikan proses melatih kemandirian anak-anak kali ini. 
Dari hasil family forum sederhana kami tadi malam sebelum tidur 😀 , kami sepakat dan telah mencatat point-point yang akan kami berusaha terapkan  bersama. Point yang menjadi fokus kami adalah hal-hal yang sebenarnya anak-anak sudah bisa namun tidak konsisten disebabkan berbagai alasan. Tantangan kami kali ini adalah di …

Tantangan 5 Tahun pertama pernikahan

Sejak dulu sebelum menikah saya suka takjub ketika melihat pasangan kakek nenek yang tetap mesra dan penuh kasih sayang diusia senja mereka walau bagaimanapun kondisi mereka. Mereka telah berhasil melewati tantangan demi tantangan ( setelah Belajar komunikasi produktif, berusaha mengganti ganti kata masalah dengan tantangan 😊) dalam kehidupan pernikahan mereka. Ditengah banyak pasangan muda yang usia pernikahannya masih seumur jagung tapi sudah harus berpisah (cerai) dengan berbagai alasan yang ternyata sangat sepele dan masih bisa diperbaiki jika mereka punya motivasi kuat untuk mempertahankan mahligai rumah tangga. Hal-hal seperti ini sangat membuat saya bersedih, apalagi jika pasangan muda itu adalah orang-orang saya kenal walaupun sepintas dan sudah memiliki anak. Saya membayangkan bagaimana nasib anak tersebut tumbuh dalam keluarga yang broken home. Pasti sangat tidak nyaman.

Beberapa kali saya dan suami mendapati curhat via Chat atau kedatangan pasangan muda yang sedang be…